
Kisah ini bermula ketika Berry berumur 17 tahun yang tak percaya diri dengan penampilannya. Pada usia yang masih sangat remaja, ia mulai mencoba prosedur kecantikan yaitu operasi plastik.
Di umur 21 ia mulai melakukan vermak wajah besar-besaran. Berry mengaku dalam jangka waktu enam bulan, ia bisa melakukan sebanyak 30 tindakan operasi plastik. Wah!

Usut punya usut, ia melakukan tindakan ekstrem itu demi kekasihnya. Berry mengaku kerap mendapatkan kritikan tentang penampilannya oleh sang pacar.
Kemudian, ia bertekad untuk merombak dirinya agar mendapatkan satu pujian dari sang kekasih. Setelah perjuangannya melakukan 30 operasi plastik, ternyata Berry tetap tidak mendapatkan pujian.

Berry sudah melakukan operasi plastik di dahi, pipi, hidung, dan dagu. Bahkan ia juga rela melakukan operasi plastik di bagian dadanya karena diejek oleh kekasihnya bahwa dada Berry sangat kecil pada kala itu.
Kini, Berry sudah putus dari pria yang tak pernah menerima apa adanya dirinya. Ia pun sadar bahwa obsesinya terlalu berlebihan dan hubungannya pada saat itu sanga tak bagus untuk kesehatan mentalnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar